5 Kesalahan yang Harus Dihindari Travel Vlogger Saat Membuat Video

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Travel Vlogger Saat Membuat Video

Apakah Anda suka membuat vlog perjalanan /perjalanan?

Jika iya, mungkin Anda sudah mengetahui banyak sekali tips dan trik cara membuat video perjalanan atau video perjalanan yang bagus. Selain belajar untuk mengetahui cara menghasilkan video perjalanan yang bagus secara efektif, ada baiknya mengetahui kesalahan apa yang tidak boleh dilakukan dalam membuat video perjalanan.

Belajar menghindari kesalahan ini akan membuat vlog perjalanan jauh lebih menyenangkan!

Selanjutnya IDS membagikan 5 kesalahan yang sering dilakukan para vlogger travelling saat membuat video. Gulir sampai selesai!

1. Pembuatan Film B-Roll Tidak Cukup

B-Roll adalah hal yang sangat populer di YouTube. Vlog yang bagus memiliki 2 elemen. Yang pertama tentu saja struktural dan yang kedua sinematik.

A-Roll – Ini adalah alur cerita Anda, dan bagaimana Anda menceritakan kisah di depan kamera tentang apa yang terjadi

B-Roll adalah objek atau adegan yang Anda bicarakan dan ingin Anda tunjukkan kepada pemirsa.

Situasi yang ideal untuk katakanlah, pendahuluan, akan menjadi pembingkaian sempurna dari sebuah objek, ketika Anda berdiri di depannya membicarakannya. Kehadiran B-Roll bisa membuat video perjalanan Anda jauh memikat mata dan betah untuk ditonton.

2. Melupakan alur cerita

Alur cerita merupakan ilmu dasar yang harus Anda buat untuk membuat video pendek. Meski judulnya vlog, kamu tetap harus membuat jalan cerita yang bisa berkembang seiring berjalannya waktu.

Kebanyakan travel vlogger hanya mementingkan dokumentasi video tanpa membuat alur cerita terlebih dahulu. Sebagai pedoman, Anda bisa memasuki struktur cerita dasar: awal, tengah, akhir. Pikirkan tentang cerita apa yang ingin Anda ceritakan. Dengan membuat alur cerita, cerita yang Anda ceritakan bisa menjadi lebih baik.

3. Panning yang Buruk

Baca:  Apa itu Postmodernisme dan Bagaimana Contohnya Dalam Industri Film?

Panning adalah gerakan kamera horizontal dimana posisi kamera tetap pada tempatnya dari kiri ke kanan atau sebaliknya saat mengikuti suatu objek bergerak. Ada dua jenis teknik panning, yaitu pan benar : gerakan kamera horizontal dari kiri ke kanan, dan panci kiri : gerakan kamera horizontal dari kanan ke kiri. Teknik ini sangat bagus jika bisa diterapkan dalam sebuah vlog perjalanan karena bisa menampilkan pemandangan yang indah. Sayangnya jika Anda tidak baik, video akan menjadi buruk.

4. Gunakan Musik yang Tidak Sesuai

Memilih musik sangat penting dalam membuat vlog. Musik yang salah bisa membuat mood video vlog Anda berubah drastis. Musik yang up beat di video pembuka vlog bisa menjadi daya tarik yang luar biasa rekaman sesuai.

Tetapi sebagian besar vlogger baru tampaknya berpikir bahwa mereka hanya mengumpulkan beberapa urutan rekaman perjalanan, dan kemudian melengkapi semuanya dengan musik berenergi SUPER tinggi. Jadi semua video mereka memiliki gaya yang sama. Dan tidak, itu tidak berhasil!

Coba kombinasi kecepatan rekaman dan musik yang Anda ambil untuk menciptakan harmoni. Ada banyak platform untuk musik latar video Anda yang dapat diunduh secara gratis.

5. Buat Skenario Sempurna

Skenario diperlukan, tetapi Anda memerlukan vlog untuk beradaptasi dengan situasi yang ada. Apalagi saat traveling, banyak sekali hal tidak dapat diprediksi terjadi. Ada baiknya jika Anda menggabungkan berbagai gaya skenario dengan melihat situasinya. Anda bisa menggabungkan gaya dokumenter dengan vlog, lalu diselingi rekaman sinematik jadi tidak terkesan membosankan.

Postingan 5 Kesalahan Vlogger Perjalanan Yang Harus Dihindari Saat Membuat Video muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.