6 Langkah Membuat Desain Web yang Accessible

6 Langkah Membuat Desain Web yang Accessible

Semua pembuat web ingin memiliki situs web yang dapat menarik banyak orang. Sebuah situs web yang mudah diakses oleh banyak orang adalah suatu keharusan. Website yang tidak mudah diakses dengan navigasi yang rumit, atau tidak user friendly pasti akan membuat pengguna enggan berlama-lama di website Anda. Demikianlah website Anda dapat diakses, mari kita lihat beberapa tips berikut ini!

  • Pastikan situs web Anda Ramah Keyboard

Kesederhanaan membuat situs web yang dapat diakses adalah dapat digunakan tanpa mouse. Ini karena banyak orang yang bekerja di bidang teknologi mengandalkan navigasi melalui keyboard saja. Oleh karena itu, Anda harus membuat situs Anda memungkinkan untuk menggunakan semua fitur yang tersedia hanya dengan menggunakan keyboard. Ini termasuk mengakses semua halaman, tautan, konten, dan lainnya.

  • Pastikan semua konten mudah diakses

Selain harus membuat situs Anda ramah keyboard, Anda juga harus memastikan semua konten pada halaman tersebut dapat diakses, karena ini bisa menjadi masalah bila halaman tersebut berisi konten dinamis. Singkatnya, konten dinamis mengacu pada konten di halaman yang dapat berubah tanpa harus memuat ulang. Ini bisa menjadi masalah jika situs tidak menyediakan alat bantu untuk perubahan.

  • Gunakan header untuk menyusun konten Anda dengan benar

Salah satu kunci agar situs web Anda dapat diakses adalah mengategorikan konten Anda menggunakan header. Ini akan membuat konten Anda lebih mudah dipahami dan dicerna, dan juga akan meningkatkan aliran. Singkatnya, Anda hanya boleh menggunakan satu H1 per halaman – biasanya sebagai judul halaman. Ini bisa diikuti dengan subpos mulai dari H2, H3, H4 dan seterusnya. Ini harus dilakukan secara berurutan, hindari penggunaan H4 setelah H2, dan seterusnya.

  • Desain Formulir Untuk Aksesibilitas
Baca:  10+ Tips Membuat Foto Tajam dengan Lensa yang Ada

Formulir sangat berguna sebagai tambahan pada beberapa situs, tetapi harus dirancang dengan hati-hati. Sangat penting untuk memastikan bahwa setiap bidang diberi label dengan jelas. Anda juga harus dapat menunjukkan tempat label di setiap bidang. Anda juga harus memberikan instruksi dan informasi dengan cara yang jelas agar pengguna dapat dengan mudah memahaminya. Untuk membuat formulir yang dapat diakses melalui WordPress, Anda dapat menggunakan alat seperti pembuat Formulir Kaldera. Plugin ini berfokus secara khusus pada aksesibilitas yang akan membuat pekerjaan Anda lebih mudah.

  • Jangan Gunakan Tabel Selain Data Tabular

Saat menampilkan data dalam bentuk tabel itu sangat berguna. Selain memudahkan pengguna, juga bagi kreator untuk mengurai data dalam jumlah besar. Tetapi Anda ingin membuat tabel Anda sesederhana mungkin. Selain itu, Anda harus menghindari penggunaan tabel kecuali untuk data tabular. Misalnya, jangan gunakan tabel untuk tata letak, daftar, atau apa pun. Karena akan membingungkan pembaca layar dan perangkat sejenis seperti dia.

  • Hindari Media dan Navigasi Otomatis

Memutar media secara otomatis seperti musik atau video yang dimulai saat memuat halaman bisa sangat merepotkan, ini masalah yang lebih besar dalam hal aksesibilitas. Misalnya, mengetahui cara mematikan media mungkin sulit bagi pembaca layar, sementara pengguna lain mungkin menjadi bingung atau ketakutan dengan suara yang tiba-tiba. Oleh karena itu, hindari menyertakan elemen yang dimulai secara otomatis tanpa diminta oleh pengguna. Anda juga harus menghindari navigasi otomatis seperti carousel dan slider.

Pos 6 Langkah Membuat Desain Web yang Dapat Diakses muncul pertama kali di IDS | Sekolah Desain Internasional.